Ivana (1801445863) 27/10/2014


Hari itu tanggal 27 Oktober 2014 saya dan kelompok saya pergi ke Sitanala untuk membuat lubang biopori. Kami bersama-sama dengan kelompok lain berangkat jam 7 pagi dari Binus ALC. Setelah melalui perjalanan selama satu jam karena jalanan lumayan macet, kami tiba di Sitanala. Kami mendapat kelompok nomor 11 setelah ketua kelompok kami pada beberapa hari sebelumnya memberikan surat ijin pembuatan lubang biopori dari CB BINUS University.
 Setibanya di sana, kami langsung mempersiapkan alat dan bahan yang diperlukan untuk membuat lubang, seperti bor, pipa, penutup lubang, dedaunan, air, sekop dan linggis. Kelompok kami langsung membagi tugas untuk mengerjakan delapan lubang dari dua lubang yang sudah ada. Saya langsung membolongkan lubang dengan menggunakan bor dibantu dengan teman sekelompok saya. Karena pada hari sebelumnya hujan pada malam hari, kondisi tanah sedikit becek dan membuat kami harus memberi air pada tiap lubang yang akan dibor. Walaupun pada hari itu cuaca panas terik, tetapi tidak menyurutkan niat kami untuk membuat lubang biopori. Selain itu, kami juga mengalami beberapa hambatan seperti sudah menggali lubang tetapi ada batu sehingga harus pindah ke tempat lain. Setelah teman kami selesai memotong dan mengebor pipa menjadi berlubang, kami langsung menaruh pipa pada lubang, lalu menaruh dedaunan pada pipa, dan terakhir menutup pipa dengan penutup. Setelah kurang lebih bekerja selama dua jam, akhirnya kelompok kami selesai membuat delapan lubang. Kami semua merasa sangat senang karena kedelapan lubang telah berhasil dibuat. 
Pesan moral dari kegiatan membuat lubang biopori adalah kekompakan kelompok yang baik dan juga saling bekerjasama antar anggota kelompok sehingga pekerjaan yang berat terasa lebih ringan jika dikerjakan secara bersama-sama. 

0 komentar:

 
1 2 1
2 3 4 5 6 7 8
9