Hijau Lingkunganku

Sahabat sekalian, pasti kalian pernah mendengar apa itu Go Green yang sekarang ini sedang marak dilakukan. Sebetulnya apa sih arti dari Go Green itu?
Go Green adalah sebuah kegiatan untuk membuat lingkungan kita lebih hijau, lebih bersih dan mengurangi global warming. Kita sebagai generasi muda sudah selayaknya menyadari bahwa kita perlu menyelamatkan bumi kita dari pemanasan global. Langkah yang dapat dengan mudah kita lakukan sebagai mahasiswa yaitu dengan mengurangi penggunaan kertas, menghemat penggunaan air serta mengurangi penggunaan bahan bakar minyak (BBM), Menghemat pengunaan kertas dilakukan dengan belajar atau mengerjakan tugas via online. Menghemat penggunaan air dengan cara menggunakan air seperlunya. Selain itu, kita juga dapat melakukannya dengan membuat lubang biopori. Mengurangi penggunaan BBM dengan cara menaiki kendaraan umum saat bepergian dan menggunakan sepeda atau berjalan kaki saat pergi ke tempat yang jaraknya dekat. Selain dengan cara diatas, dapat dilakukan pula dengan membuat lubang biopori. Saya sangat senang karena mendapat kesempatan untuk membuat lubang biopori di Sitanala. Mudah-mudahan setelah kesempatan ini, kami dapat membuat lubang biopori ditempat lain.

Cara untuk membuat Lubang Biopori

Untuk membuat lobang Biopori ada langkah-langkahnya dan alat yang akan digunakan.
Kita memerlukan bor biopori dan pipa-pipa yang sudah di potong.
Pertama-tama kita perlu mencari tanah kosong yang bisa digunakan untuk mengebor lubang biopori. Jika tanah tersebut keras dan tidak bisa di bor, bisa dengan alternatifnya dengan mensiram tanah tersebut dengan air sampai tanahnya lunak.
Selanjutanya bor tanah tersebut dengan bor biopori. Jika masih kesulitan untuk mengebor tanah tersebut, bisa menyiram tanah tersebut dengan air lagi. Kira-kira mengebor sedalam 1 meter.
Masukan daun-daun kering kedalam lobangnya. Ini dilakukan untuk membiarkan cacing-cacing ditanah dapat berkembang. Cacing tanah tersebut akan bergerak menuju tanah di sekitarnya untuk membuat lobang resapan. Jika, air masuk ke lobang tersebut, airnya bisa mengalir ke tanah sekitarnya.
Setelah itu, masukan pipa yang sudah di potong ke dalam lobang tersebut. Tutup dengan penutup pipa yang sudah di bolongin kecil-kecil.

Memulai Biopori

Saya, Rachel, anggota dari kelompok ini tutur membantu membuat biopori ini berlangsung. Untuk membuat biopori di Yayasan Arrahman yang beralamat di Sitanala, RT 04/13, kel/ Karangsari, kec. Neglasari, Tangerang, kami membutuhkan ijin untuk melakukan kegiatan tersebut di tempat itu. Dengan itu, saya membuat surat ijin sesuai yang di format oleh BINUS untuk pelajaran CB ini. Gambar di bawah ini adalah contoh surat kami.



Sebelum melakukan biopori kami harus membeli bor biopori beserta pipa untuk menutup lubang resapan biopori. Saya membeli bor biopori di toko Trubus dan pipa pvc sepanjang 1 meter dan diameter 4 inchi.

Untuk melakukan biopori, harus mengebor lubang sedalam kira-kira 1 meter terlebih dahulu. Masukan daun-daunan atau sampah organik untuk membiarkan cacing di tanah dapat berkembang sehingga tanah di bawah ada rongga untuk resapan air. Selanjutnya, masukan pipa dan tutup lobang itu dengan penutup pipa yang sudah di lobangi sedikit.



oleh: Rachel Mustika 1801382184

Keindahan yang tercipta di Sitanala

"Keindahan" adalah sebuah kata yang ada di pikiran ku tentang tempat itu.

Meski tempat itu berada di pelosok-pelosok,meski tempat itu sering terjadi banjir,meski tempat itu sangat kumuh,tapi tahukah kalian bahwa terdapat sebuah "Keindahan" didalam nya,semangat yang di tunjukkan oleh masyarakat disana dan kekompakkan yang ditunjukkan mereka,membuat tempat tersebut menjadi sebuah tempat yang penuh dengan "Keindahan" dan "Keajaiban".Kalian semua yang membaca artikel ini harus merasakan sesekali pergi ketempat tersebut dan kalian akan mengetahui apakah artikel ini bohong atau benar.

Apa yang kami dapat setelah pergi ketempat itu dan membuat 10 lubang biopori adalah bahwa "Semua hal baik yang kecil maupun besar dapat kita lakukan untuk membantu mereka asalkan kita melakukan nya dengan kesungguhan hati,bukan hati yang terpaksa" contohnya saja dengan membuat biopori ini,setidaknya dapat membantu mereka sedikit untuk mengatasi banjir.Pada saat hujan lebat,air yang deras tersebut langsung diserap oleh lubang biopori yang kita buat,dengan demikian banjir tersebut dapat dicegah sedikit,"Setidaknya sudah lebih mendingan daripada sebelumnya",kata Bapak Perwakilan dari Warga setempat itu.Setelah mendengarkan perkataan tersebut tentunya hati kami sangat senang mendengarnya,dan apa yang dapat kami lakukan untuk mereka berhasil bukan malah membuat mereka tambah susah saja.

Terima kasih sudah memilih kami untuk pergi ketempat itu dan membuat 10 lubang biopori untuk mereka.

Muhammad Irfan Pradwityo(4) 1801446310

Nilai - nilai yang terkandung dalam proses pembuatan lubang biopori:
  • Nilai Kemanusiaan: mempunyai kesadaran sikap dan perilaku sesuai dengan nilai - nilai moral dalam hidup bersama atas dasar tuntutan hati nurani dengan memperlakukan sesuatu hal sebagaimana mestinya
  • Nilai Keadilan: Yaitu tercapainya masyarakat Indonesia yang adil dan makmur.
  • Nilai Sosial : Segala sesuatu yang dapat kita perbuat adalah hal yang penuh dengan nilai sosial untuk mereka.
Segala sesuatu yang kami perbuat bukan untuk hanya untuk diri kami sendiri,melainkan untuk mereka.


 
1 2 1
2 3 4 5 6 7 8
9